Sabtu, 14 April 2012

Rivida assabil



    Dia begitu cantik seperti bidadari. Wajahnya mempesona. Bibirnya seksi merona. Bodinya luar bisa seksi dan hanya bisa masuk hayalan.
 
    Namanya Rivida assabil. Dia itu gadis tercantik yg ku temui waktu aku lagi kemping di bukit Belakang sekolah. Tutur bahasanya indah seindah paras cantiknya dan seseksi tubuhnya.
 
    Dia itu, entah apa yg di perbuatnya padaku. Dia yg namanya Rivida itu terus terbayang di benakku. Dan membuat hatiku bergetar setiap kali kuingat dia.
 
     Ku pergi ke puncak everest, ku lihat wajahnya. Ku gali pemakamanku sedalam tujuh ribu meter, dia hadir di situ. Ku temani ikan2 berenang di dalamnya samudra antartika, dia datang jadi putri duyung di hadapan ku. Dia bagai putri alien yg mempesona di alamnya dan aku hanyalah astronot yg kesasar mampir di planetnya
 
     Rivida akan ku jadikan dinda jadi pemeran utama di hatiku. Dan kanku jadikan dinda putri dewi di setiap hayalku yg ku buat untuk dunia mu. Rivida i love...
 
    Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.......................... 
    Rivida dan cinta kita bagai bintang bersanding di pipi sang bidadari...
 
    Merry me

   end

Dunia miliku

    Haaaaaaaaaaaa.............................

 
    Aku bosan jadi orang yg tak bisa apa2, aku ini miskin. Aku bosan jadi orang kecil yg hanya dapatnya jatah kecil. Aku ingin jadi orang kaya penu harta. Rumah mewah, mobil bertumpuk2, pelayan berjejer2, bini segudang. Aku bosan pada derita ini.
 
   Tak ada yg menemani aku. Ku kesepian di rumah reot ini, sendiri! Istri belumlah punya. Tanggungan hidupku masih segudang. Untuk sesuap ganjal perut saja, ku harus berkalang tanah dulu.
 
   Aku suda bosan pada hidup seperti ini.
 
    Hari ini di hayalku. Aku hidup cuma sekali. Akan ku gunakan sebaik2nya hidupku. Akan ku jadikan diriku kaya di duniaku. Tak boleh ada yg lebih kaya dari aku! Hanya aku, di dunia ku.
 
   Aku akan kaya. Jadi apapun asalkan bisa jadi kaya akan ku lakukan. Aku kan kaya, bisa lakukan apa aja. Kukan punya segalanya, mau apa pun ku tetap kaya.
 
   Ku nggak mau terus miskin begini. Aku kan kaya lebih kaya dari orang2 kaya itu. Meski ku tak berharta ku kan tetap kaya. Jadi raja miskin di dunia.
 
   Miskin dan kaya ku punya kedua2nya. Sekarang ku lebih kaya dari mereka semua.
 
  Masih panjang derita ku. awas kau......................

Rokenazter





   Revolusi! Itu inti sebuah perubahan, kita bisa lebih baik dari pada kemarin.
 
   Otak untuk berpikir, bawah masa depan manusia akan bisa lebih indah bila kita bersukur menjaganya.
 
   Kesatuan sosial menciptakan kapercayaan, kejujuran dan rasa menghormati sesamanya.
 
   End jagalah hutan kita, jagalah laut kita, dan jagalah bumi kita ini untuk kita! Manusia.
 
   Nasionalisasi hati kita, jadikan alam ini milik manusia bermanfaat untuk kita semua.
 
   Ancaman kelaparan masih mendera bumi ini, bisakan kita mengatasinya?
 
   Zebra itu belumlah sembu dari sayatan luka, jasanya sunggu besar buat anak2 itu di jalanan.
 
   Teknologi terkini bisa buat manusia maju, akankan pemikiran kita, mereka juga ikut maju!
 
   Energi kepercayaan hati menggelora, menyematkan keinginan tamak.
 
  Rasa hormat harusnya kita tunjukan itu untuk bumi dan manusia sebagai khalifanya.

 end............
continued...
  

Selasa, 03 April 2012

Puncak Dunia


 Indonesia
 
      Pagi ini aku harus bisa sampai di puncak. Seorang diri akan ku taklukkan puncak gunung itu. Cadasnya tebing, terjalnya bebatuan, licinnya rerumputan. Aku pasti bisa mendakinya.
 
     Aku yg di bilang tak bisa apa2 oleh mereka? Hari ini akan ku buktikan aku mampu. Puncak yg mungkin belum perna di taklukkan mereka. Sekarang akan ku dahului mereka sampai di puncak.
 
      Udara dingin menghadangku. Hewan2 liar pada clamitan. Gemuru malam, gelegar angkasa. Semua kan ku babat habis. Aku pasti bisa sampai ke puncak.
 
     Hari ini jam lima pagi. Srandal kakiku, akirnya mengijak singgasana gunung. Puncak tertinggi! Matahari terbit dari balik cakrawala katuhlistiwa. Awan pagi menggantung kabut.
 
     Di atas puncak dunia ini! Aku senang tak kepalang. Sepanjang mata memadang, keajaiban alam pun datang. Cicitan burung mengalun merdu. Pancaran mentari mengalir sendu. Aku bahagia bercampur dingin udara. Kebekuan alam. Keheningan suasana. Rerumputan melambai.
 
     Hai kalian yg membakar semangatku waktu itu. Sekarang lihatlah aku. Aku sekarang bisa sampai di sini. Dunia sekarang dalam pandanganku.
 
    Bunga Yoususa berkelopak tujuh dengan tujuh warna tiap kelopaknya. Bunga ini hanya tumbuh di puncak bukit ini saja. Akan ku bawah bunga itu turun. Ini adalah bukti aku sampai di puncak.
 
    Dunia dingin. Cuaca bergetar. Angin tak bersahabat. Puncak gunung yg terjal ini. Sekarang ada di bawahku.
 

     Moredonekastepros.,.........

 

Dia ku suka



   Anak2 itu berlarian mengejar bola. Aku waktu itu kebetulan lagi lewat. Karna asyik, ku pun nonton anak2itu bermain.
 
     Bola itu menggelundung di depanku dan bertingka seperti jagoan. Aku gamang dan garang di buatnya. Ku pun berdiri. Lalu ku hajar bola itu. Tendangan pakai kaki.
 
    Bola itu melayang dengan anggun di atas anak2 yg sedang berlarian. Seorang cewek cakep tiba2 muncul, ia berjalan di belakang gawang. Bola yg ku tendang tadi masuk. Dan tak pelak bola itu pun nyeruduk, membentur dadanya itu cewek. Sontak cewek itu mengaduh dan memaki.
 
     Semenit berlalu. Cewek itu kemudian berlari ke arahku. Aku pun di makiannya. Aku tak bergerak, ku terpesona oleh kecantinya. Ia seksi dan anggun.
 
     Reff.....
 
    Beberapa hari kemudian cewek itu muncul lagi. Waktu itu aku lagi nongkrong di dekat sebuah sekolah swasta. Tampilanya tetap cantik end seksi.
 
     Ku pandang lekat wajahnya. Dia berjalan di depanku. Batu yg ku pegang terjatu dan hampir mengenai kaki cantiknya. Dia tersentak. Aku terdiam. Dan tiba2 keseimbangan ku pun goya. Aku terpeleset jatu dan ku tabrak saja cewek itu.

      Dia tak merespon, malah menghindar dan membiarkanku tersungkur sendiri.
 
     Dia hanya tersenyum memandangku. Sepertinya ia senang. Ku pun bangkit seperti sedang tak terjadi apa2. "Hai cantik. Maukan Dinda bersanding dengan Kakanda?" ku kaget tiba2 berkata. Otakku kosong tak berpikir.
 
    Cewek itu langsung cemberut. "Sinting...!" ia pun berlalu begitu saja tak menengok lagi kebelakang. Dari jau kecantikannya dan keseksiannya. Terus bergoyang di depan mata. Dan ku dengar seorang memanggil namanya. "Dia...!"
 
    Sebulan suda. Beberapa kali kami berpapasan, ia hanya cemberut, kadang tersenyum, kadang biasa aja. Hatiku belum bisa lupa sejak tendangan bolaku itu di terimanya.
 
                Dia, lie to me.

 

Dia cinta ku

     Dia adalah putri semata wayang dari seorang saudagar kaya di kampungku. Ayahnya Dia adalah seorang yg sangat terhormat dan terpandang. Beliau juga di kenal sebagai orang berjiwa sosial. h
 
      Namanya Dia. Wajahnya cantik dan imut. Rambutnya panjang hitam mempesona. Farasnya pun cantik. Bodynya seksi, menggairakan. Cara berbusananya pun modern sekali. Sifatnya anggun, ia juga baik hati.
Dia. Beberapa kali hadir dalam lamunanku. Keseksian dan kecantikannya tak bisa ku lupakan semenjak pertamaku memancarkan bola di dadanya.
 
     Dia seperti tela mantrai hatiku. Dan aku di buatnya memikirkan nya terus. Dia seperti bidadari surga di mataku.
 
Dia. Ku perna berhayal dan mengandai2. "Maukah Dinda bersanding dengan kakanda," Ku rasa itu tak mungkin! Aku bukan pemuda tampan dan juga tak kaya. Dan aku tak berani berhayal lebih dari itu.
 
      Hari ini! Hari yg tak perna aku mengirah. Sang saudagar itu, ayahnya Dia. Datang padaku dan berkata.
"Assalam muallaikum. Maukah kau jadi menantuku?" dia berkata tiba2.
 
     Dunia sepertinya sedang runtuh. Aku tak percaya mendengar kata2nya. Aku terdiam seperti nyawa ku sedang piknik. Mulutku terkunci. Pandanganku hampa. Otak ku mampet. Kata2 itu bukan tipuan. Aku jelas mendengarnya.
 
     "Ya suda! Tak usah di jawab sekarang. Kalau kau suda menetapkan jawabannya. Segera sampaikan langsung pada Dia. Dia akan menerimanya dengan senang...!"
 
      Aku girang. Tubuhku lemas. Dan aku tiba2 terjungkal tak berdaya. Malamnya aku pun shalat tahajjud beberapa kali untuk memantapkan hati. Paginya ku pergi ke dermaga. Ku duduk di situ, termenung. ku hirup udara dingin pagi ini. Ku berpikir sejenak dan aku pun teriak.
 
      "Aku mau!"
 
     Hatiku berbunga. Jiwaku riang. Aku senang. Ku bahagia. Tapi kenapa dia maunya sama aku? Aku kan tak tampan. Apa ini yg di sebut jodoh dari Sang Illahi.
 
  Diya.
 Cantik alami

Dia yang ku mau



Cinta Dia
   Waktu kembali berdetak. Angin pagi suda memulai menyeruak dingin. Cicitan burung terdengar merdu. Pagi pun datang.
 
   Di sini di ujung dermaga. Aku sendirian. Ku duduk disini melamun memikirkan sesuatu.
 
    Beberapa waktu lalu. Seorang datang padaku. Orang itu menginginkan aku jadi menantunya.
 
   Aku tak menolak tapi, bingung aku harus jawab apa. Ini sungguh mendadak. Usiaku pun suda tak muda lagi. Dan suda waktunya aku menikah.
 
   Tawaran itu di ajukan oleh orang yg terpandang di desaku. Dan si Dia yg cantik itu adalah putri semata wayangnya. Dia memang cantik aku perna melihatnya.
 
    Aku bimbang pada diriku sendiri. Wajahku tak tampan bila di banding2kan dengan teman2ku. Aku juga tak sebaik sahabatku yg dari pesantren itu.
 
    Kenapa dia memilih aku. Wajahku terlihat kotak. Rambutku gondrong kemerahan. Aku juga bukanlah pemuda kaya.
 
    Mengenai diriku. Alhamdulillah. Aku memiliki pekerjaan walau gaji kecil. Aku masih tinggal bersama orang tua. Tabungan ku juga lumayan. Aku tak memiliki mobil maupun motor. Aku hanya memiliki kehidup sederhana.
 
    Kalau pun Dia adalah jodohku. Ku harap dia setia padaku. Manut pada printahku. Hormati aku. Hargai aku. Ku bahagia dia jadi milikku.
 
Mawada wahrokma.

 

Kanker



    Dunia ku nggak boleh berakir seberat ini. Cita citaku belumlah tergapai. Aku belum berketurunan. Aku masih ingin melihat dunia. Aku ingin berpetualang menikmati indahnya alam semesta!..
 
    Duniaku hanya tinggal sesaat. Hanya Tuhan lah yg tau. Menurut dokter aku beruntung karna sebentar lagi bisa melihat Akhirat? Pujian yg menenangkan hati. Yg di katakan itu memang benar.
 
    Kepala ku terasa sakit. Tubuhku lemas teratuk. Sepertinya aku kekurangan dara. Otot2ku sulit ku gerakan. Tulang2ku rasanya ngilu dan sakitnya luarbiasa. Rasa sakit ini sama dengan rasa sakitnya tubuhku dan kepalaku..
 
   Tujuh dokter yg ku datangi semua berkata sama. Tujuh rumah sakit yg ku hinggapi juga bilangnya sama. Aku mengidap suatu penyakit yg kusebut sendiri Sgitiga mydead! Penyakit ini kaloborasi dari tiga kanker yg tak perna ku kira..
 
    Pertama leukimia. Lalu kanker otak yg sering membuatku pusing tak tertahan. Yg terakir kanker tulang. Sakitnya tak bisa di bilangin..
 
     Dunia nggak boleh berakir dulu. Masih banyak yg kumau. Ku masih ingin ini itu. Ku akan bertahan untuk satu waktu. Bila belum ku dapat yg ku mau..
 
    Tobat pada Sang Illahi. Mohon padanya tuk ampuni dosa2 ku yg lampau! Dan minta maaf pada teman2ku, keluargaku.
 
   Ingin ku masih belum berakir. Ya Tuhan, sakit sekali....

 kanker mydead

Jumat, 30 Maret 2012

Sekata asah



  Hukum alam

    -Tak perna hilang-

    Semua hilang menghilang tinggalkan ku sendiri di sini.

    Aku masih berada di ujung langit.

    Menanti kau muncul kembali setela sekian waktu kau musna tanpa dirasa.

    Hukum alam memang tak bisa di lawan.

       Ku paksa kau keluar berharap aroma mu tercium sampai bermil2 jaunya. Desir angin menyebarkan aroma kematian.

     Bagiku kau aroma surga yg akan menghilang sesaat lagi. Di hadapanku.

     Kau mungkin tak di sukai orang2, tapi aku senang kau datang.

    Aroma kenikmatan penyehat raga. Yg sebentar lagi kau pasti akan kembali menghilang.

     Datanglah kembali lain waktu dan tebarkan lah aroma surgamu lain waktu.

    Sampai bertemu lain waktu dan buatlah kesan yg tak terlupakan pada pertemuan kembali nanti. Kentut dari surga.

 ( by Sucip )

 ..........._>

    -Sukses-

    Gaji kecil lebih pantas untuk orang yang menyesuaikan diri dengan pekerjaannya.

    Gaji besar itu hanya untuk orang yang berjiwa besar.

     Jangan memikirkan beberapa kamu di gaji, tapi pikirkan lah bagai mana kamu bisa bekerja keras.

               Dan.....!

    Orang yang sukses itu orang yang tidak lagi memikirkan gajinya.

 ( by Mario teguh )

.............._>

   -susu strobery-

    Segernya susu mbok Darmi penu vitamin dan gigi.

    Badan sehat kayak kawat, mbok Darmi setiap pagi.

    Susu mbok Darmi rasanya strowberi.

    Susu mbok Darmi asli dari boyolali. Susu, susu apa ?.

    Susunya gede amat ya kayak orang lewat.

 { by Timlo }

Rabu, 28 Maret 2012

Notho sistem



     Ini hanyalah hayalan yg telah ku kembangkan jadi sesuatu. Di hayalan ku itu aku menjadi seorang yg bisa membuat teknologi baterai yg bisa di pakai selama satu abad tampa henti. Dan memiliki keamanan tingkat tinggi tak membahayakan manusia. Walau aku bukan seorang profesor.

     Namanya adalah teknologi Notho sistem. Teknologi baterai ini sebenarnya berdasarkan dari teknologi nukril saat ini. Yg kubikin mini sebesar hp.

   Baterai Notho sistem bentuknya kotak dengan dua sulur di atasnya. Dua sulur itu berpungsi sebagai titik pembangkit. Dan kulitnya memakai logam spesial langka yg tak kan hancur oleh ledakan bom atom.

    Dalam hayalanku. Sebenarnya logam ini ku temukan waktu amerika iseng main2 di jepang waktu itu.

     Dengan baterai Notho sistem ini aku berhasil membuat mobil ramah lingkungan. Cikal bakal mobil masa depan. Dan aku ingin di kenang baik oleh kelurgaku kelak.

    Walau pun ini cuma hayalan ku saja. Tapi kalau aku bisa mewujudkannya. Dunia ini pasti bisa bernapas lebih lama lagi. Karna takkan lagi kita ngerusak alam hanya karna ingin mendapatkan minyaknya.

  Teknologi ini juga bisa di pakai sebagai listrik rumah tangga dan pabrik..

    Untuk TUHAN, aku, bumi, alam, manusia dan uang. Aku kan kembangkan teknologi ini walau membutukan waktu seribu x puasa seribu x lebaran. Ku pasti bisa.

    Ini memang cuma hayalanku. Semoga ini jadi semangat buat kita untuk menyelamatkan dunia yg suda tua ini.

     Untuk sesadaran manusia...........

Siang terindah



    Ramalan cuaca hari ini.

    Awan putih berarak gerak secepat ramalan sang pawang. Burung2 berkicau merdu di atas dahan kabel tegangan tinggi.

    Anak2 kecil dengan riangnya bermain2 di bawah sang mentari. Sepertinya mereka tak takut akan tatapannya.

     Angin yg berjulukan spoe2 datang jadi pendingin. Bagi kalayak yg ingin menghabiskan siangnya dengan jumpalitan kayak monyet di bawah pohon nangka.

     Suara kegaduan alam tiba2 mengema. Suasana pun beruba gelap gulita. Awan putih terkena noda angin barat dan beruba hitam. Kicau burung mendadak musna. Riang si anak kecil tetap membahana lebih ramai dari yg tadi. Angin2, sekarang tidak lagi bersahabat.

    Harinya suda beruba. Bulannya suda beruba. Tahunnya pun juga suda beruba. Cuaca belakangan ini suda mulai tak bisa lagi di tebak.

    Gelegar petir. Gemuru angin. Hantaman hujan. Kaloborasi ketiganya menghasilkan badai siang ini.

    Hatiku merontah. Kapan ini kan berakir.

     Cuaca abad ini suda tak dapat lagi di prediksi....

   Alam memang seperti itu....

Senin, 26 Maret 2012

Teror is mati









      Ledakan bom terjadi lagi. Dan kali ini yg jadi korban adalah orang yg mengotakatik itu bom.
Orang itu bodoh atau pintar si. Barang bahaya kayak gitu di mainin. Lebih enakkan main petasan aja. Tak menyusakan orang walau sedikit mengangu.
 
     Si bodoh itu. Yg sekarang dapat predikat teroris. Apa yg kau bisa dapat. Dengan tindakanmu itu.
Udah mati, kena hina. Bonyok. Jelek di mata massa dan bikin keluarga malu. Dasar memble tak kece.
 
   Hai si bodoh. Yg sok jadi palawan kesiangan. Lu tak nyadar apa suda keblinger. Seluru tindakan menyakiti orang tak berdosa itu dosa. Walau tujuannya jihat. Tetap dosa.
 
    Lah enteh kan nggak tau. Orang itu berdosa atau nggak. Kenapa enteh berlagak jadi tuhan. Yg berhak menghukum orang.
 
    Tak ada kebaikan yg di awali sebuah kejahatan. Yg namanya teroris, ya teroris. Hukum Tuhan aja suda bilang. Yg namanya bunuh diri itu dosa besar. Enteh tau itu kan.
 
    Teroris tak layak hidup di negeri ini.
 
   Wacau mati kau...


 

Isu lokal


 
    Isu lokal. Telah merebak dan membuat telinga ku gerah. Isu lokal itu bikin panas suasana kampungku. Dan bikin hatiku terusik.
 
    Siapa si yg bikin isu lokal itu. Kalau ku tau siapa biangnya akan ku jitak jidatnya.
 
    Suasana membara. Kasak kusuk terjadi di mana2. Pergolakan juga terjadi di beberapa tempat. Suasana benar2 membara.
 
    Isu lokal itu harus segera di hentikan sebelum bencana lebih besar melanda kampung ku. Dan satu lagi ini penting. Orang yg membuat isu itu harus segera di ciduk. Di adili dan orang itu harus dapat ganjaran akibat ulanya.
 
   Isu lokal itu harus musna.....



end 

Cakalang



    Pagi yg cerah. Mentari terlihat indah. Gumpalan awan menyelimuti angkasa. Udara sejuk dan dingin paduan alam membahana.
 
   Hari ini aku jadi nelayan pemburu Cakalang. Ku berdoa. Semoga hasil tangkapanku nanti berlimpa ruah. Dan ku harap cara mendapatkannya pun tak sesulit biasanya.
 
   Hasil dari yg ku dapat nanti. Ku berencana akan membaginya dengan Bunda.
 
   Pagi ini udara dingin terus mendera. Kapal nelayan paman ku itu tak gentar menjelaja gelombang samudra. Burung2 camar bersuara merdu, mengisaratkan di situ Cakalang bertengger.
 
   Sifat pemburu kami pun bergelora. Jalah ku tebar. Lautan ku getarkan dawaynya.
 
   Sang Cakalang telah ku taklukkan tajinya. Semoga ini jadi rezeki yg berguna untuk masah depanku dan keluargaku. Yg hidup dari pemburu Cakalang...
 
   Dan besok masih ada banyak waktu...

 

Membara bumi




     Dari dalam perut bumi. Dia yg namanya Berkobar api. Datang ke permukaan. Dan menantang Sang batu alam.....
 
     Si angin terpilih jadi saksi dan mengitari. Air dengan setia menjadi penonton tenang. Berkobar api melambungkan diri dan menyala di antara kegelapan. Batu tak gentar oleh sesumbar.....
 
     Air mengitari pulau. Angin menyemarakan. Batu membisu. Api membara. Dan Petir mengumandang kan suara lentingan. Tertanda harus di mulai....
 
     Gunung merapi menyebarkan lava dari dalam bumi. Air dengan setia mendinginkan suasana. Angin menyemangatkan kembali sang Api. Tanah berbatu menampung kelu dan laga terjadi...
 
     Dunia ini memanaskan kehidupan...
 
     Kita adalah manusia...


Belum berakir................


Dunia baru





   Aku ingin hijrah dari dunia ku sekarang. Aku ingin memulai hidup baru. Penu perjuangan, mencari tantangan. Aku ingin bisa lakukan ini itu dan sebagainya.
 
   Wawasan baru, ilmu baru, hidup baru, pandangan baru, dan perasaan baru.
 
   Rumah baru akan terasa indah bila aku yg jadi penghuninya. Hidup baru yg ku nanti semoga seindah harapan ku.
 
   Ku ingin hijrah. Ke dunia baru. Pinda dari kotaku. Ku bahagia hidup dengan kemauan ku.
 
   Ku harus cepat hijrah. Membuka dunia dan membagi kekayaan pada dunia. Ilmu dan kebahagiaan.
Untuk bahagia dan sukses.

. Aku ingin bisa....


 

Minggu, 25 Maret 2012

Semua bisa





Hoye....
 
Aku senang, aku riang, aku gembira, aku ingin segalanya, semuanya....
 
Andai kata ku jadi orang paling kaya....
 
Bisa segalanya...
 
Ku kan bagi2 dan kan ku buat seluru orang di dekatku jadi juga orang kaya...
 
Andai kata ku berkemampuan super...
 
Ku kan berkeliling dunia. Tak peduli urusan orang. Yg penting aku senang....
 
Andai kata ku dapat semua ...
 
Ku kan jadi orang paling bahagia...
 
Ku kan senang. Bila semua yg ku miliki bisa di bagi adil untuk semua manusia....
 
Bila ku pergi nanti dan tak kembali...
 
Ku bahagian dan berharap...
 
Itu indah.......

 



Lembayun




 Putih. Simbol dari kesucian, Penu keteduhan, kenyamanan dan ampuh untuk kosentrasi. Lihat saja, kau akan mengerti.

 Hitam. Simbol hal keras, Berani, ellegan. Dan akan terlihat indah bila benar penggunaannya.

 Merah. Simbol semangat membara. Penu cinta. Berkobar dengan hasratnya.

  Biru. Simbol keteduhan, ketenangan. Tak sungkan dan menghanyutkan. Saat langit dan laut membiru, pikiran pun riang, senang.

 Hijau. Simbol persahabatan. Bersemai untuk bumi. Keindahan dan kemegahan alam. Penghijauan, kesehatan pasti terjadi.

 Kuning. Simbol ketenangan. Terang. Terlihat mengenyangkan. Perasaan senang. Dan ketegangan rasa.

 Coklat. Sebuah simbol. Berasa manis. Berbentuk cinta dalam rasa dan berbeda dari lainnya. Manis dan nikmat....


Warna yang lain mungkin fantasinya tak terhingga.......


Badai versus



  Ombak berarak2 di atas gema lautan. Sang kapal nelayan menyeruak di antara gelombang badai.
 Puing2 rinai air gemercik berhamburan laksana debu samudra.
 
 Kapal nelayan itu dengan garangnya melanglang di antara deraian angin. Cuaca sangat tak bersahabat hari ini. Burung2 camar hinggap dan cari perlindungan di antara tonggak2 tengah lautan.

 Sang kapal nelayan masih tetap dengan garangnya terus menerjang, melawan badai.

 Merana si camar yg masih harus bertahan di antara deraian jeritan air dari fajar langit.

 Tenangkan lah hatimu wahai kawan. Sebentar lagi berharaplah cuaca akan membaik

 Dan sebentar lagi pula badai akan usai.

 end...

Bingkisan Dewi




   Di depanku barusan ada yg lewat. Ia berbusana serba putih. Kakinya bergeser di tarik2. Mukanya pucat seperti orang kena kangker anemia. Rambutnya panjang laksana iklan sampo di tv. Ku pun bertanya padanya.

  "Mbak! Lagi habis ngelenong dari mana?" Ia tak menjawab. Ia malah tertawa cekikikan mengema.

  Suaranya merdu seperti dewi kayangan. Juba putih kedodorannya melambai2. Mengisaratkan suka cita dari tawanya. Sedetik berlalu.

  Gema sang dewi menembus dinding istana. Lantunan triakan silih berganti menderai di samping kanan kiri ku.

  "Apaan! Si kalian! Malam2 gini, nggak tau apa ada cewek cakep yg lagi tersenyum ini.

 " Hi....... h....hi hi... hi.....

   Nada merdu. Indah lokah. Gembira jiwa. Semangat hati. Cewek cakep berbusana putih. Merona wajah. Penuh dara. Bergaira cinta.

   Apa......

Ku gajian



  Hari ini aku akan dapat gajian.
 Pulang nanti.
 Tak ku lupakan berbagi pada bunda.
 Dan nanti gajiku sebagian.
 Ku tabung untuk keperluan kelak


R.. Aku senang.
      Uangku banyak.
      Beli apa aja aku bisa.
      Mau dunia okelah.
      Cewek cakep boleh.
      Kudapat gajian.

 Berakir sedi sekecil itu gajiku.
 Dan hayal ku.
 Terlampau tinggi.
 Sedi....
 Nasib ku.
 Aku pasti kaya.

 Nanti bila TUHAN selalu beri kemudahan. Kan ku bagi. Biar semua senang....


end........

Nada hambar


  
     Daway musik bertalu talu sendu. Lengkingan nada mengema di ujung dunia. Suara hampa tak terdengar, terasa bergaira dengan sentuhan surga. Dari semua itu bila bersatu tak ada yg tak mungkin untuk nyanyian sedih. Kehidupan seperti daway...

   Usaha dan perjuangan bagai lengkingan nada...

  Ketenangan hati umpama suara hampa tak terhedus waktu....

  Perai mimpi, pujangga hati, sedi tertepi, asah harap, dunia sirna....

  Ya sudalah....



Dan ini masih belum berakir.....

Pojok cinta







      Berjalan santai. Lewati gang. Berkelok ke kanan. Berjalan di jalan raya. Naik angkot. Lewati pertokoan. Berhenti di pasar. Cari2 labaan. Mata menatap. Seorang cewek tercantik di plupuk mata. Tertangkap. Kaki mendekat. Jantung berdebar. Mata tak bisa berpaling. Mulut terkunci. Kepala pening. Kaki ke semutan. Sabar menunggu. Hati kesetanan. Jantung berdebar kencang. Tersengol orang tak sengaja. Terjungkal. Jatu dan meloncat. Tangkap cewek itu dan. Peluk mesra sekalian.
    Tampar plok. Dasar keparat....

tercantik di dunia untuk hatiku...... 

Jumat, 23 Maret 2012

Tak harga



     ku berjuang mencari hati yang terluka. ku kan hidup demi cita yang tak di hirau kan rasa.

    ku kan terus ada untuk dia menanti sampai mati. sampai hidup lagi dan lagi.

    muncrat dara selayaknya gema hati berasa hampa.

    kidung harga diri melejitkan rasa cinta semu dan rasa hampa tubuhmu.


bbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbb..........................oso..............k

end